Apa Saja yang Disiapkan Menjelang Kelahiran Bayi? Ini Panduan Lengkapnya
Menjelang kelahiran bayi, calon orang tua tentu ingin mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Bukan hanya perlengkapan bayi, tetapi juga kebutuhan ibu, dokumen, hingga persiapan ibadah setelah bayi lahir. Dengan persiapan yang matang, orang tua dapat menyambut kelahiran buah hati dengan lebih tenang.
Lalu, apa saja yang perlu disiapkan menjelang kelahiran bayi? Selain perlengkapan persalinan, ada beberapa hal yang sebaiknya mulai dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Salah satunya adalah merencanakan aqiqah sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anak.
Persiapkan Perlengkapan Bayi Sebelum Hari Persalinan
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah perlengkapan dasar bayi. Sebaiknya kebutuhan tersebut sudah disiapkan beberapa minggu sebelum perkiraan lahir.
Beberapa perlengkapan yang dapat disiapkan antara lain pakaian bayi, popok, kain bedong, selimut, handuk, perlengkapan mandi, dan tempat tidur bayi. Selain itu, siapkan juga perlengkapan untuk membawa bayi pulang dari rumah sakit atau tempat bersalin.
Sementara itu, perlengkapan ibu juga tidak boleh dilupakan. Siapkan pakaian yang nyaman, pembalut khusus setelah melahirkan, bra menyusui, serta perlengkapan pribadi lainnya.
Dengan begitu, orang tua tidak perlu terburu-buru mencari kebutuhan setelah proses persalinan selesai.
Siapkan Tas Persalinan Lebih Awal
Tas persalinan sebaiknya sudah tersedia sebelum memasuki hari perkiraan lahir. Isi tas dapat disesuaikan dengan kebutuhan ibu dan bayi.
Dokumen administrasi, pakaian ibu, pakaian bayi, perlengkapan mandi, serta kebutuhan pribadi dapat dimasukkan ke dalam tas. Jika persalinan dilakukan di rumah sakit, tanyakan juga perlengkapan apa saja yang perlu dibawa.
Selain itu, buat daftar barang agar tidak ada kebutuhan penting yang tertinggal. Cara sederhana ini dapat membuat persiapan menjadi lebih teratur.
Persiapkan Nama Bayi
Nama bayi juga dapat dipersiapkan sebelum kelahiran. Orang tua bisa berdiskusi mengenai nama yang memiliki makna baik dan sesuai harapan untuk buah hati.
Dalam Islam, pemberian nama merupakan salah satu hal penting setelah kelahiran. Karena itu, calon orang tua dapat menentukan beberapa pilihan nama terlebih dahulu agar lebih siap ketika bayi lahir.
Persiapkan Kebutuhan Ibadah Setelah Bayi Lahir
Selain kebutuhan fisik, orang tua juga dapat mempersiapkan beberapa hal yang berkaitan dengan ibadah. Salah satunya adalah rencana aqiqah.
Aqiqah merupakan ibadah yang dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak. Dalam pelaksanaannya, kambing disembelih kemudian dagingnya diolah dan dibagikan kepada keluarga, kerabat, tetangga, maupun masyarakat yang membutuhkan.
Karena aqiqah membutuhkan persiapan, sebaiknya rencananya sudah dibicarakan sebelum bayi lahir. Orang tua dapat menentukan penyedia jasa aqiqah, pilihan menu, jumlah porsi, serta waktu pelaksanaannya.
Panduan Aqiqah Bayi Laki-Laki dan Perempuan
Dalam ketentuan aqiqah yang umum dijelaskan dalam fikih, bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua ekor kambing. Sementara itu, bayi perempuan dengan satu ekor kambing.
Ketentuan tersebut berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW:
عَنِ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ، وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ
Artinya: “Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sepadan, sedangkan untuk anak perempuan satu ekor kambing.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Waktu pelaksanaan aqiqah juga perlu diperhatikan. Dalam hadis disebutkan bahwa aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran. Namun, dalam pembahasan fikih terdapat penjelasan mengenai waktu pelaksanaan ketika aqiqah belum dilakukan pada hari ketujuh.
Oleh sebab itu, orang tua dapat menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi dan kemampuan keluarga.
Tentukan Menu Aqiqah yang Akan Dibagikan
Setelah menentukan jumlah kambing, langkah berikutnya adalah memilih menu aqiqah. Daging kambing dapat diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat dan praktis untuk dibagikan.
Beberapa menu yang sering dipilih antara lain gulai, sate, tongseng, rendang, serta olahan kambing lainnya. Pemilihan menu dapat disesuaikan dengan selera penerima dan konsep pembagian.
Jika ingin lebih praktis, orang tua dapat menggunakan layanan katering aqiqah. Dengan cara ini, proses penyembelihan, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi dapat dibantu oleh penyedia jasa.
Pilih Jasa Aqiqah yang Terpercaya
Persiapan aqiqah akan lebih mudah jika menggunakan jasa yang berpengalaman. Sebelum memilih, perhatikan beberapa hal seperti kualitas kambing, proses pengolahan, pilihan menu, jumlah porsi, kemasan, serta sistem pengiriman.
Pastikan pula penyedia jasa memberikan informasi yang jelas mengenai paket aqiqah. Dengan demikian, orang tua dapat memilih paket sesuai kebutuhan dan anggaran.
Bagi keluarga di Madiun dan sekitarnya, Aqiqah Maidah dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menyiapkan kebutuhan aqiqah. Berbagai kebutuhan aqiqah dapat dipersiapkan sehingga orang tua dapat lebih fokus menyambut kelahiran buah hati.
Buat Checklist Sebelum Bayi Lahir
Agar tidak ada yang terlewat, calon orang tua dapat membuat checklist sederhana. Misalnya, perlengkapan bayi, tas persalinan, dokumen, transportasi menuju tempat persalinan, nama bayi, serta rencana aqiqah.
Checklist tersebut sebaiknya diperiksa kembali menjelang hari perkiraan lahir. Jika ada kebutuhan yang belum tersedia, masih ada waktu untuk melengkapinya.
Pada akhirnya, persiapan menjelang kelahiran bukan hanya tentang membeli perlengkapan bayi. Orang tua juga perlu mempersiapkan mental, kebutuhan ibu, serta rencana ibadah setelah bayi lahir.
Dengan persiapan yang terencana, momen kelahiran buah hati dapat disambut dengan lebih tenang dan penuh rasa syukur. Untuk kebutuhan aqiqah, Anda juga dapat mempersiapkan layanan aqiqah sejak sebelum kelahiran agar pelaksanaannya lebih praktis dan terorganisir.
